Hari kian silih berganti
Tak sampai sebulan lagi aku harus berpindah
Entah perasaan apa ini
Antara senang yg ditahan renjana olehmu
Dan sedih yang terdorong oleh keharusan untuk pergi
Terlalu naif jika aku terus menyembunyikan perasaan ini
Tapi terlalu takut pun jika aku medapatkan jawaban
Kita memang belum saling terhubung
Tapi imajinasi liarku seakan tau pasti bagaimana perangaimu
Garis waktu kita pun agak berbeda
Tapi langkah ini seakan dengan sengaja dipertemukan untuk terus saling berjalan beriiringan
Bolehkah aku mengetuk pintu sekali lagi
Agar tabir perasaan ini dapat menemukan ujungnya
Bolehkah kita saling mengenal kembali
Agar jalinan rasa ini tak menjadi enigma yang tak bertafsir
Jika iya,
Maka izinkahlah ku secara perlahan mencintaimu sembari aku menyembuhkan lukaku
Jika tidak,
Maka cukup sapalah aku jika kita dipertemukan kembali dengan perasaan yang setelanjang-telanjangnya
Denpasar, 10 November 2025
